Sabtu, 08 Februari 2014

Kaze no Uta (6)
Cast: Inoo Kei, Daiki Arioka, Sayaka Yamamoto, Miyuki Watanabe
Genre: Rmance, Friendly
Rating: T

****

"jadi..., apa yg kau lakukan di sini? Aku baru melihatmu berada di sini" tanya Inoo dgn tampang stoicnya yg biasa.
"Kaze wo Kire" jawab Miyuki sambil tersenyum.
"Kaze...wo Kire?"
"hai, angin2 yg berada di sini selalu bisa menenangkan aku dikala Saya-chan tdk ada. Mereka seakan menyanyikan lagu untukku dan menyuruhku utk tak lagi menghawatirkan Saya-chan, dia pasti baik2 saja"
"kalian itu sudah sangat dekat ya?"
Miyuki tersenyum, senyum tulus yg hangat "Saya-chan wa watashi no nakama o janai. Saya-chan wa ima wa watashi no onee-san" jawab Miyuki yg seketika membuat Inoo terperanggah meskipun reaksinya itu dapat ditutupi oleh kestoickan wajahnya yg terkesan lebih cantik itu *WARNING, AUTHOR KENA KOMPLIKASI!!!*
"sou desu ne. Ma, kalau begitu aku akan permisi dulu, jaa" ucap Inoo mengakhiri perjumpaannya dan segera berlalu, sementara Miyuki yg berdiri di jembatan kecil tsb menatap penuh arti punggung tegap Inoo Kei. Tiba2, langkah Inoo terhenti, seperti ada yg terlupakan. "oh ya, soal kata maaf tadi. Jangan ceritakan pada siapapun" ucap Inoo yg membuat Miyuki setengah terkejut tapi kemudian mengangguk mengiyakan.
Inoo terus berjalan menuju kediamannya, tak dihiraukannya ratusan pasang mata yg menatapnya seperti orang kesurupan. Pandangan mata yg liar dan penuh nafsu (baiklah, itu berlebihan) tak dihiraukannya sedikitpun dan diapun terus melangkah dengan kaki jenjangnya menuju mansion mewahnya.
Di depan sebuah toko buku, Inoo berhenti sejenak, pikirannya melayang di suatu peristiwa, ia membayangkan gema tawa seseorang di kepalanya yg berhiaskan surai hitam yg indah itu. Langkahnya kembali membias menuju toko buku tersebut. Iapun melihat2 koleksi novel yg ada di sana, matanya tertuju pada sebuah novel berjudul Hatsukoi no Jirenma (dilema cinta pertama). Entah apa yg merasukinya, Inoo segera membuka lembar demi lembar buku tersebut dan membacanya, ia sedikit terkejut karna didalam novel tsb tertera namanya sebagai pemeran laki2. Karna cukup tertarik, iapun memutuskan utk membeli buku tsb, tapi sebelum ia benar2 beranjak, Inoo memperhatikan lemari2 berisikan tumpukan2 buku tersebut sejenak dan kemudian pergi menuju loket pembayaran.
"berapa harga novel ini?" tanya Inoo pada seorang gadis yg membelakanginya yg diyakini adl kasir di sini. Gadis berbusana kerja itu berbalik dan menatap Inoo, membuat Inoo sedikit terkejut. Beberapa saat kemudian, gadis itu terperanjat.
"KAU!!???"
"Apa?" tanya Inoo dgn wajah stoicnya.
Gadis itu masih berkutat dgn wajah terkejutnya atas Inoo Kei yg tampan kelewat cantik ‪#‎plakk‬. Mata agak sipit, kulit mulus nan putih cerah, rambut hitam sebahu yg legam, tinggi mencapai rata2, dada yg proporsional, bokong yg bagus.
"apa yg kau lakukan di sini!?" tanya gadis itu lagi, kali ini dgn wajah yg lebih geram.
'Kamisama, kesialan macam apa yg kau berikan padaku hari ini?' batin Inoo pundung.
"oi! Apa kau dengar?!"
"aku mau beli buku ini. Sebutkan harganya agar aku bisa pergi dari sini." ucap Inoo masih dgn wajah stoic.
"dasar pria jutek, jika seperti itu terus kau akan cepat tua dasar oji-san!" sungut sang gadis sambil menjulurkan lidahnya.
Sebuah perempatan urat2 berdenyut di dahi Inoo Kei mendengar kalimat sarkastik yg dilontarkan dari bibir manis gadis berambut sebahu itu.
"namamu Sayaka Yamamoto bukan?" tebak Inoo yg membuat gadis cantik itu menoleh dan menatap Inoo lagi, ia tak menghentikan kegiatannya memeriksa berkas buku yg akan dibeli Inoo.
"dari mana kau tau?"
"dari gadis berponi yg telah menumpahkan segelas jus alpukat kental di Jas seragamku kemarin" jawab Inoo.
TWISCH
bagai ada petir yg menyambar kepala Sayaka, dihatinya langsung terhinggapi rasa khawatir yg luar biasa, tanpa memperdulikan kerjaannya, Sayaka langsung berbalik dan segera meraih kemudian mencengkram kerah baju Inoo dgn kasar, Inoo hanya terlihat santai dgn reaksi Sayaka.
"kau! Jika terjadi apa2 padanya, akan kubuat kau menyesal pernah di lahirkan ke dunia!" ucap Sayaka geram.
"keh, reaksi yg bagus" ucap Inoo masih dgn tampang stoicnya namun kali ini berhiaskan seringai licik.
"katakan apa yg kau lakukan padanya brengsek!" bentak Sayaka lebih geram lagi.
"kau tanyakan sendiri padany gadis tomboy" jawab Inoo sambil menatap kearah lain.
Setelah mendengar jawaban tersebut, Sayaka segera melepas cengkramannya terhadap kerah baju Inoo meski dgn cara sekasar pria. Inoo membenarkan kerah bajunya.
Sayaka mengambil buku yg hendak dibeli Inoo dan menyerahkannya dgn kasar.
"harganya 1000 Yen."
Inoo merogoh saku celananya dan mengambil beberapa lembar uang kemudian menyerahkannya pada Sayaka, setelah itu diapun beranjak pergi sementara Sayaka menatapnya dgn sorot mata kejengkelan di setiap langkahnya.

Tbc.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar